Oleh: Sahabat
Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua. Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apa pun resikonya.
Suatu saat perempuan itu berkata padanya, “Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri.” Read the rest of this entry »
Oleh: Nova Ayu Maulita
“Hallo, Ukhti!” suara melengking itu spontan membuatku mendongak. Tommy terlihat sumringah saat melihatku.
“Apa kabar nih? Lama nggak ketemu. Jadi kangen!”
Mulutku tercekat. Hari gini dia bilang kangen sama aku? Ugh. Rasanya aku ingin tenggelam ditelan bumi. Masalahnya saat itu aku tidak sendirian. Aku sedang bersama adik mentoringku. Masalahnya lagi, baru lima menit yang lalu aku mengisi mentoring tentang manajemen hati dan sikap. Nah, kalau sekarang aku disapa Tommy seperti itu kan jadi rumit. Bisa-bisa dikira aku punya skandal dengan ikhwan yang satu ini. Read the rest of this entry »
Oleh: Mirza Rilyan S.
“Semua orang pasti punya hari-hari terberat, tergelap, tersulit dalam masa hidupnya. Orang optimis akan berkata, hidup hanyalah bagaimana caramu menghadapinya! sedangkan yang pesimis akan berbisik buatlah pilihan yang tepat, karena akan mempengaruhi seluruh hidupmu”.
Begitu bunyi dari kalimat bijak yang aku peroleh waktu membaca sebuah cerpen. Aku punya 2 teman yang mungkin bisa memberi gambaran arti dari kalimat diatas.
Teman pertamaku adalah orangnya berani jika ketemu sama cewek, apalagi ngajakin kenalan. Sampai saat ini sudah banyak temen cewek yang dia kenal dan rata-rata ceweknya cantik-cantik. Dalam percakapan melalui telp atau ym (yahoo messenger), tidak ragu-ragu temenku ini mengucapkan kata-kata mesra kepada mereka dan merekapun membalas dengan mesra juga. Dan tidak sedikit dari mereka mau diajakin “jadian”. Read the rest of this entry »
Oleh: Asep Sulhadi, Republika, Hikmah
Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang berdoa kepadanya.” (HR Muslim).
Hadis di atas menjelaskan amal perbuatan seorang Muslim akan terputus ketika ia meninggal dunia, sehingga ia tidak bisa lagi mendapatkan pahala. Namun, ada tiga hal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan doa anak shaleh. Read the rest of this entry »
Oleh: Ervin Hidayati
Seorang ibu muda sibuk membuka-buka tumpukan majalah di lemarinya. Satu persatu di keluarkan. Ah… akhirnya ketemu juga. Ya, wanita itu sedang sibuk mencari-cari Al-Qur’an dan terjemahannya. Sebelumnya ia baru saja menelepon ibunya di luar kota untuk mengabari anaknya yang selalu sakit-sakitan. Lalu sang ibu menyuruhnya untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an terutama ayat kursyi. Dengan penuh kebingungan, karena buta membaca Al-Qur’an dan jarang sekali membukanya, wanita muda itu mencari di daftar isi Al-Qur’an, siapa tahu ada di tulis ayat kursyi… sampai beberapa lama di cari tak ia temukan, akhirnya ia menelepon salah seorang tetangganya untuk menanyakan dimana tulisan ayat kursyi itu dicantumkan. Barulah akhirnya ia tahu bila ayat kursyi itu adalah salah satu ayat dalam surat Al-Baqarah (QS Al-Baqarah:255) dan bukan di daftar isi! Read the rest of this entry »
Oleh: Tidak diketahui
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah udah lebih 32 tahun.
Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba** kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Read the rest of this entry »
Oleh: Hernanda
Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya.. pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”. Murid-muridnya menjawab “orang tua, guru, kawan, dan sahabatnya”. Imam Ghozali menjelaskan semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “MATI“. Sebab itu sememangnya janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185) Read the rest of this entry »
Oleh: Dadang Kadarusman
Bukalah pintu hatimu. Begitu anda mengatakan jika menginginkan seseorang menerima kehadiran diri anda. Ini benar bukan hanya dalam konteks membangun sebuah hubungan. Juga benar dalam konteks bagaimana kita bersedia membuka hati kepada sebuah nasihat, masukkan, dan kritikan yang ditujukan kepada kita. Jujur saja, kita tidak terlalu suka mendengar nasihat. Sehingga kita kehilangan pelajaran yang dikandungnya. Kita enggan mendengarkan masukan. Sehingga kita tidak melakukan perbaikan. Kita juga alergi dengan kritikan. Sehingga kita terkungkung oleh kepicikan. Pendek kata, kita menutup diri dengan cara menutup pintu hati kita dari semua yang datang dari luar. Read the rest of this entry »
Oleh: Shafiyya
Bimbang dan ragu terkadang datang menghampiri kita makhluk-Nya. Menandakan betul betapa lemah dan rapuhnya kita. Untuk mengambil keputusan sekecil apapun, bersitan rasa ragu hadir. Ragu dan bimbang ketika dihadapkan pada dua atau banyak pilihan. Entah akhirnya menjadi besar atau kemudian sirna.
Banyak muslimah yang ketika saat untuk memilih pasangan hidup tiba menjadi ragu-ragu dan bimbang. Begitu halnya dengan saya dulu. Aduh, betul tidak pilihan saya? Kata jangan-jangan masih terekam di benak. Gelisah…. bingung…. gimana enaknya ya. Menerima yang satu dan menolak yang lain tanpa alasan syar’i kadang menimbulkan perasaan berdosa. Wajar tidak ya? Read the rest of this entry »
Oleh: Tidak Diketahui
Woman was made from the rib of man, She was not created from his head to top him, Not from his feet to be stepped upon, She was made from his side to be close to him, From beneath his arm to be protected by him, Near his heart to be loved by him.
Bagaimana perasaan seorang pria jika dikelilingi banyak wanita? Jika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, maka ungkapan “bangga” nampaknya cukup mewakili perasaan saya. Saya senang setiap hari dikelilingi wanita cantik, shalihah pula. Dan tentu pada saat itu saya semakin merasa menjadi ‘pangeran’. Ups, jangan curiga dulu, karena wanita-wanita cantik nan shalihah yang saya maksud adalah istri dan dua anak saya yang keduanya ‘kebetulan’ wanita. Insya Allah. Read the rest of this entry »
Sebuah blog yang berisi kumpulan artikel dari milis-milis yang kami ikuti. Artikel-artikel yang ada telah membawa perubahan pada diri kami dalam menjalani hidup. Kami banyak belajar dari kisah-kisah orang lain. Kami banyak tahu dari pengalaman-pengalaman orang lain. Meskipun dalam bentuk sebuah cerita.
Semoga apa yang telah kami alami, bisa dialami oleh para pembaca sekalian.
Terima kasih.
Note: Untuk menghindari plagiarisme, nama penulis kami sertakan dalam setiap artikel.
^_^
Recent Comments